DATABASE

10/07/2015
Basis data atau Database itu apa? Kalau dari Wikipedia: “A dabase is an organized collection of data”. Terjemahan bebasnya, Database adalah kumpulan data yang terorganisir. Jadi tidak peduli apakah data ini tersimpan dalam bentuk kertas atau file komputer, selama data ini tersusun dalam aturan dan untuk keperluan tertentu, dapat disebut sebagai database. Namun umumnya jika menyebut database, hal ini merujuk kepada kumpulan data yang disimpan secara elektronik dalam komputer.
Database sebelum menggunakan sistem elektronik atau komputer sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi, dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis. Sedangkan sekarang kumpulan data informasi yang disimpan di dalam kkomputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu perogram komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) database disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS).

Lingkungan Database

Lingkungan database adalah sebuah habitat di mana terdapat database untuk bisnis. Di dalamnya pengguna memiliki alat untuk mengakses data. Pengguna melakukan semua tipe pekerjaan dan keperluan mereka bervariasi seperti menggali data (data mining), memodifikasi data, atau berusaha membuat data baru. Masih dalam lingkungan database, pengguna tertentu tidak diperbolehkan mengakses data, baik secara fisik maupun logis.

Tahapan Perancangan Database

Perancangan database merupakan cara untuk membangun sebuah database, terdapat tahapan yang perlu dilalui yaitu :
  1. Perencanaan database
  2. Mendefinisikan sistem
  3. Analisa dan mengumpulkan kebutuhan
  4. Perancangan database
  5. Perancangan aplikasi
  6. Membuat prototipe
  7. Implementasi
  8. Konversi data
  9. Pengujian
  10. Pemeliharaan operasional

Bahasa pada Database

Ada dua jenis bahasa komputer yang digunakan saat membangun dan memanipulasi database, yaitu:
  1. Data Definition Language (DDL)
  2. Data Manipulation Language (DML)

Perangkat Lunak Database

Perangkat lunak database yang digunakan dalam pemrograman dan merupakan perangkat database high level adalah :
  • Microsoft SQL Server
  • Oracle
  • Sybase
  • Interbase
  • Xbase
  • Firebird
  • MySQL
  • PostgreSQL
  • Microsoft Access
  • dBase III
  • Paradox
  • FoxPro
  • Visual FoxPro
  • Arago
  • Force
  • Recital
  • dbFast
  • dbXL
  • Quicksilver
  • Clipper
  • FlagShip
  • harbour
  • Visual dBase
  • Lotus Smart Suite Approach
  • db2
  • MongoDB
  • MariaDB
Selain perangkat lunak di atas, terdapat juga perangkat lunak pemrograman database low level :
  • Btrieve
  • Tsunami Record Manager

Pengertian Database Model

dikutip dari Wikipedia lagi : “A database model is the theoretical foundation of a database and fundamentally determines in which manner data can be stored, organized, and manipulated in a database system”. Terjemahan bebasnya, database model adalah teori seputar bagaimana data itu akan disimpan, disusun, dan dimanipulasi dalam sebuah sistem database.
Sekitar tahun 1960an di Amerika konsep database mulai banyak digunakan, berbagai teori dikemukakan tentang bagaimana cara menyajikan data agar mudah digunakan, mencakup : membuat, membaca, memperbaharui, dan menghapus data, atau istilahnya CRUD (Create, Read, Update, and Delete).
Mulailah berkembang berbagai database model, dari Flat model, Hierarchical model, Network model, hingga Relational model. Flat model adalah istilah lain dari tabel sederhana seperti di microsoft excel, tanpa aturan dan cara penulisan tertentu. Dalam Hierarchical model, data disusun seperti pohon terbalik, sehingga data terorganisasi dari atas ke bawah. Model database ini digunakan pada sistem database awal, seperti Information Management System (IMS) oleh IBM (1966). Network database model merupakan pengembangan dari Hierarchical model.
database-models
Database Model : Relational
Konsep Relational Database Model diajukan pertama kali oleh peneliti IBM, Dr. Edgar F. Codd pada tahun 1969, dan merupakan database model yang paling banyak digunakan saat ini.
Dr. Codd pada awalnya mencari cara baru untuk menangani data dalam jumlah besar. Namun karena keterbatasan pada Hierarchical dan Network model yang umum digunakan saat itu, ia menerapkan perinsip matematis dalam menyusun data-data tersebut. Dan karena memang memiliki keahlian di bidang matematika, Dr.Codd berusaha mencari cara untuk menyelesaikan permasalahan yang sering timbul dalam database model saat itu, seperti redudansi data, hubungan antar data, dan ketergantungan kepada urutan di media penyimpanan.
Sebuah relational database menyimpan data dalam 'relasi', atau yang disebut tabel. Setiap tabel terdiri dari tuple atau record dan attribut atau field. Urutan penyusunan dalam media penyimpanan fisik tidak berpengaruh dalam model ini, dan setiap record di dalam tabel diidentifikasikan dengan sebuah field unik.
Relational Database Model ini yang paling populer dan banyak diimplementasi dalam berbagai aplikasi database saat ini, termasuk Oracle dan MySQL. Aplikasi database untuk relational model, dikenal juga dengan Relational Database Management System (RDBMS).
Referensi :